Minimnya kegiatan praktikum dan kurang lengkapnya materi pada buku kultur jaringan di perpustakaan serta tidak terintegrasikannya model pembelajaran yang dapat melatih keterampilan proses sains (KPS) di dalam buku-buku tersebut membuat rata-rata tingkat KPS mahasiswa Biologi di Universitas Negeri Medan tergolong sedang (49,26). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar kultur jaringan berbasis Project Based Learning serta mengetahui tingkat keefektifan buku dalam meningkatkan KPS mahasiswa biologi pada materi kultur jaringan. Penelitian menggunakan model pengembangan 4D. Subjek penelitian ini terdiri dari ahli materi, ahli media dan desain, dosen kultur jaringan dan 47 orang mahasiswa. Instrumen yang digunakan: lembar studi dokumentasi, lembar wawancara, lembar angket analisis kebutuhan, lembar uji validasi, angket respon dosen dan mahasiswa serta tes KPS. Teknik pengumpulan data yang menggunakan studi dokumentasi, wawancara, kuesioner dan tes sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan uji N-Gain. Hasil menunjukkan bahwa persentase kelayakan buku berdasarkan penilaian ahli materi 90,26% (sangat layak) dan ahli media desain 98,6% (sangat layak). Respon dosen memperoleh persentase sebesar 89,06% dengan kategori layak. Uji coba perorangan sebesar 91,66%, uji coba kelompok kecil sebesar 89,5% dan uji coba kelompok besar sebesar 90,21%. Ketiganya berada pada kategori sangat layak. Rata-rata N-Gain KPS mahasiswa memperoleh nilai 0,6 dan rata-rata N-Gain KPS per indikator memperoleh nilai 0,65, kedua angka tersebut berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa buku ajar berbasis PjBl cukup efektif dalam meningkatkan KPS biologi pada materi kultur jaringan di Universitas Negeri Medan.
Copyrights © 2025