Latar belakang: Kecanduan media sosial adalah penggunaan media sosial yang berlebihan, ditandai dengan gejala klinis seperti keasyikan, lebih sering menggunakan media sosial, mengabaikan dampak fisik dan psikologis, perilaku yang berlebihan yang menghabiskan waktu 5-6 jam dalam satu hari untuk bermain media sosial dan lebih nyaman berkomunikasi melalui media social ketimbang dunia nyata. Hal tersebut disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi kecanduan media sosial yaitu: Fear of missing out (FOMO), kesepian dan self- control (kontrol diri).Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecanduan media sosial mahasiswa STIKes Medika Seramoe Barat. Desain Cross Sectional, jumlah sampel penelitian 80 orang mahasiswa dengan pengambilan total sampling tingkat 1A dan 1B. Hasil: Uji Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan fear of missing out (FOMO) (p=0,002), kesepian (p=0,003) dan self-control (kontrol diri) (p=0,000) dengan kecanduan media sosial mahasiswa STIKes Medika Seramoe Barat. Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji korelasi chi- square di peroleh nilah Fear of missing out (FOMO), kesepian dan self-control (kontrol diri) dengan nilai p-value 0,05 maka dinyatakan ada hubungan (Ha diterima). Artinya ada pengaruh faktor Fear of missing out (FOMO), kesepian dan self-control (kontrol diri).dengan kecanduan media sosial mahasiswa STIkes Medika Seramoe Barat. Saran: Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan penelitian lebih lanjut sebagai dasar untuk lebih menetapkan dan memberikan informasi tentang pentingnya mengetahui faktor yang mempengaruhi kecanduan media sosial untuk mencegah kecanduan media sosial pada remaja, khususnya mahasiswa untuk lebih bijak dan positif dalam penggunaan media sosia
Copyrights © 2025