Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengalaman Masyarakat Aceh Selatan Terkait Perilaku Kesehatan Selama Pandemi COVID-19 Kawati, Salma Merda; Suza, Dewi Elizadiani; Tarigan, Amira Permatasari
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v6i2.12021

Abstract

This study aims to explore in depth the experiences of the people of South Aceh related to health behavior during the COVID-19 pandemic. The research method uses a descriptive phenomenological approach with an in-depth interview process, making interview transcripts and then analyzing the data using the Collaizi analysis method. The study results showed four themes: community efforts to prevent COVID-19, psychological disorders, activities carried out during the COVID-19 pandemic, and difficulties in implementing COVID-19 prevention efforts. The conclusion is that most of the community's behavior is positive, and the community has implemented prevention efforts well, even though some religious and traditional events have been carried out during the COVID-19 pandemic. Keywords: COVID-19, Community, Experience, Health Behavior
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMK NEGERI 4 MEULABOH Fahmi, Khairul; Harahap, Ardi Ficri; Damayanti, Siti; Kawati, Salma Merda; Mukhlis, Mukhlis; Rosita, Erlia; Mardiah, Ainon
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5183

Abstract

AbstrakObesitas merupakan salah satu masalah gizi yang semakin meningkat di kalangan remaja dan menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat. Masa remaja merupakan fase penting dalam perkembangan fisik dan psikososial, sehingga gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola makan tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik, dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas. Pola makan yang tidak teratur dan tinggi kalori dapat menyebabkan ketidakseimbangan energi, sedangkan rendahnya aktivitas fisik memperburuk kondisi tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar anak-anak dan remaja usia 5–17 tahun melakukan aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat minimal 60 menit per hari untuk mencegah kelebihan berat badan dan obesitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola makan dan aktifitas fisik terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMK Negeri 4 Meulaboh. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 71 siswa/siswi yang dipilih dengan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 16 s/d 19 Januari 2025 menggunakan kuesioner, dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisis hubungan pola makan dengan kejadian obesitas menunjukkan nilai p sebesar 0,009< 0,05, dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas menunjukkan nilai p sebesar 0,015< 0,05. Kesimpulan: ada hubungan pola makan dan aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMK Negeri 4 Meulaboh. Saran: Pihak sekolah dapat memberikan edukasi kepada siswa/siswi dan orang tua tentang pola makan dan aktivitas yang baik pada remaja agar tidak mengalami obesitas. 
Determinants Of Social Media Addiction Among Indonesian Students Samsidar, Samsidar; Sari, Anggi Maulida; Kawati, Salma Merda
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13161

Abstract

Latar belakang: Kecanduan media sosial adalah penggunaan media sosial yang berlebihan, ditandai dengan gejala klinis seperti keasyikan, lebih sering menggunakan media sosial, mengabaikan dampak fisik dan psikologis, perilaku yang berlebihan yang menghabiskan waktu 5-6 jam dalam satu hari untuk bermain media sosial dan lebih nyaman berkomunikasi melalui media social ketimbang dunia nyata. Hal tersebut disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi kecanduan media sosial yaitu: Fear of missing out (FOMO), kesepian dan self- control (kontrol diri).Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecanduan media sosial mahasiswa STIKes Medika Seramoe Barat. Desain Cross Sectional, jumlah sampel penelitian 80 orang mahasiswa dengan pengambilan total sampling tingkat 1A dan 1B. Hasil: Uji Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan fear of missing out (FOMO) (p=0,002), kesepian (p=0,003) dan self-control (kontrol diri) (p=0,000) dengan kecanduan media sosial mahasiswa STIKes Medika Seramoe Barat. Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji korelasi chi- square di peroleh nilah Fear of missing out (FOMO), kesepian dan self-control (kontrol diri) dengan nilai p-value 0,05 maka dinyatakan ada hubungan (Ha diterima). Artinya ada pengaruh faktor Fear of missing out (FOMO), kesepian dan self-control (kontrol diri).dengan kecanduan media sosial mahasiswa STIkes Medika Seramoe Barat. Saran: Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan penelitian lebih lanjut sebagai dasar untuk lebih menetapkan dan memberikan informasi tentang pentingnya mengetahui faktor yang mempengaruhi kecanduan media sosial untuk mencegah kecanduan media sosial pada remaja, khususnya mahasiswa untuk lebih bijak dan positif dalam penggunaan media sosia