Desa Banjar, Kabupaten Pandeglang, memiliki potensi limbah sekam padi yang melimpah sebagai hasil samping kegiatan pertanian padi. Namun, limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung menjadi permasalahan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menginovasikan pengolahan limbah sekam padi menjadi briket sebagai sumber energi terbarukan. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan pembuatan briket, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan briket sekam padi. Selain itu, terjadi perubahan sikap masyarakat terhadap pemanfaatan limbah pertanian serta peningkatan kesadaran akan pentingnya energi terbarukan sedangkan dari sisi ekonomi kegiatan ini membuka peluang penghematan biaya energi dan potensi usaha berbasis briket. Kegiatan ini disimpulkan mampu mendukung kemandirian energi masyarakat serta berkontribusi terhadap pembangunan Desa Banjar, Kab Pandeglang yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2026