Video animasi clay berbasis AI Canva menawarkan keunggulan yang lebih kontekstual dan personal, dengan karakter tanah liat/plastisin yang divisualisasikan secara hidup dalam video. Ini merupakan integrasi teknologi AI terkini untuk pendidikan abad 21, yang mendekatkan materi pembelajaran dengan pengalaman murid. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis persepsi, tantangan, dan kebutuhan nyata dari guru dan murid di sekolah sekolah terhadap bentuk media pemeblajaran dalam bentuk video animasi clay berbasis AI Canva. (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan video animasi berbasis AI dalam meningkatkan pemahaman murid terhadap teks naratif. Metode menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di SDN 3 Sukahurip. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan murid, serta studi dokumentasi. Data dianalisis dalam tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Guru menganggap video animasi clay berbasis AI Canva menarik, namun kesulitan memaksimalkan penggunaannya, sementara murid tertarik pada visual plastisin/tanah liat dan menginginkan animasi yang lebih personal; tantangan utama adalah kurangnya pelatihan guru dan keterbatasan akses fitur Canva Team. (2) Faktor-fakor mempengaruhi: (a) Teknologi AI membuat karakter dan alur cerita lebih dinamis dan interaktif; (b) Keterampilan guru dalam menggunakan Canva mempengaruhi efektivitas video animasi; (c) Murid membutuhkan media yang lebih hidup dan menarik untuk memahami teks naratif kompleks.
Copyrights © 2026