Penelitian fenomenologis ini menganalisis bagaimana budaya organisasi berbasis syariah membentuk motivasi kerja Islami dan kinerja karyawan di Assalaam Hypermarket, salah satu perintis ritel Islami di Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat informan kunci (manajer, supervisor, karyawan senior, dan karyawan junior) serta observasi partisipan selama tiga bulan. Hasil menunjukkan bahwa nilai-nilai syariah yang diwujudkan melalui kebijakan produk halal, penutupan toko saat waktu salat, dan lingkungan kerja Islami diinternalisasi secara berbeda pada tiap level organisasi, namun secara konsisten melahirkan motivasi kerja yang bersifat spiritual. Tiga tema utama ditemukan: (1) budaya organisasi yang berlandaskan prinsip tawhid dan amanah menciptakan rasa aman psikologis dan identitas kolektif, (2) motivasi kerja Islami terwujud melalui niat ibadah (niyyah) dan keikhlasan (ikhlas) yang melampaui insentif material, dan (3) efektivitas kinerja dipahami secara holistik yang mencakup produktivitas, perilaku etis (akhlaq), dan kualitas pelayanan (ihsan). Temuan ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai syariah secara autentik dalam praktik kerja sehari-hari menghasilkan makna kerja yang lebih dalam, komitmen yang berkelanjutan, serta kinerja yang unggul dalam konteks ritel Islami modern.
Copyrights © 2026