Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana bimbingan sosial dan konseling sosial berfungsi untuk meningkatkan keterampilan interaksi sosial anak-anak di sekolah dasar, dan untuk memahami konsep, karakteristik layanan, dan sejauh mana layanan tersebut efektif dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional anak usia 6 hingga 12 tahun. Tinjauan pustaka deskriptif kualitatif digunakan. Penelitian ini mencakup analisis sumber akademik seperti buku, artikel ilmiah, dan peraturan pendidikan yang diterbitkan antara tahun 2019 dan 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan tersebut dapat meningkatkan keterampilan sosial anak, seperti kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, mengembangkan empati, dan menyelesaikan konflik secara efektif. Layanan yang dianggap efektif meliputi konseling individu dan kelompok, bermain peran, dan teknik pemecahan masalah kreatif. Namun, implementasi layanan ini masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk kurangnya staf profesional, pelatihan guru yang minim, dan integrasi program bimbingan dan konseling yang belum optimal ke dalam kurikulum sekolah dasar. Temuan studi ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling yang dirancang dengan baik dan sesuai perkembangan memiliki dampak positif terhadap peningkatan keterampilan interaksi sosial siswa. Agar layanan ini dapat memainkan peran yang lebih optimal, kualifikasi guru, dukungan politik, dan integrasi program bimbingan dan konseling ke dalam seluruh sistem pendidikan dasar perlu ditingkatkan.
Copyrights © 2026