Journal of Applied Agriculture, Health and Technology
Vol. 4 No. 2 (2025): December

Hubungan Kelembapan Udara dan Intensitas Pencahayaan Dengan Sick Building Syndrome di Departemen K3 PT X Jakarta

Nurrohmah (Unknown)
Harjono, Afrian Eskartya (Unknown)
Wijayanti, Reni (Unknown)
Widjanarti, Maria Paskanita (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Mar 2026

Abstract

Sick Building Syndrome (SBS) merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang sangat berkaitan dengan kondisi kualitas udara dan lingkungan fisik di dalam sebuah bangunan. Berdasarkan data dari WHO pada tahun 2022 diperkirakan sekitar 3,2 juta orang akan meninggal sebelum waktunya akibat penyakit yang disebabkan oleh polusi udara di dalam ruangan Penelitian ini memfokuskan kajian pada dua faktor fisik utama yang diduga menjadi pemicu gejala tersebut, yakni tingkat kelembapan udara serta intensitas pencahayaan di area kerja. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh atau total sampling, di mana seluruh populasi sebanyak 81 responden dilibatkan dalam studi. Untuk menjamin validitas data, proses pengukuran dilakukan secara objektif menggunakan instrumen hygrometer untuk memantau kelembapan dan lux meter untuk mengukur kuat penerangan. Selain itu, kuesioner khusus SBS digunakan untuk mengidentifikasi persepsi keluhan kesehatan dari para pekerja. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank mengungkapkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara kelembapan udara terhadap kemunculan SBS (p=0,000). Temuan serupa juga diperoleh pada variabel intensitas pencahayaan yang menunjukkan nilai signifikansi p=0,000. Melalui uji regresi linier berganda, diketahui bahwa secara simultan kelembapan dan pencahayaan memberikan kontribusi sebesar 54,7% terhadap risiko terjadinya SBS. Dari kedua variabel tersebut, kelembapan udara ditemukan sebagai faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap kesehatan pekerja, dengan nilai t sebesar 6,251 dan nilai p<0,05. Hal ini menunjukkan perlunya manajemen lingkungan kerja yang lebih ketat guna menekan prevalensi keluhan kesehatan di perkantoran.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jaht

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Medicine & Pharmacology

Description

Journal of Applied Agriculture, Health and Technology, abbreviated JAHT, is an open-access, peer-reviewed journal published biannually. JAHT aims to update the applied agriculture, pharmacy, health community issues, applied engineering, and technology and accepts original research, review articles, ...