Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi unit optimal antara rumah subsidi dan komersial pada Pengembangan Perumahan Puri Harmoni 5 dengan mempertimbangkan batasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) 30% dan jalan 15% untuk memaksimalkan keuntungan pengembang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis skenario terhadap lima alternatif komposisi unit lahan efektif (80:20, 70:30, 60:40, 50:50, 40:60) pada lahan seluas 20.887 m² dengan batasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) 30% dan jalan 15%. Data primer meliputi survei lapangan, wawancara, dan dokumen teknis PT. Putra Tunggal Development, sedangkan data sekunder mencakup peraturan tata ruang dan harga satuan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas lahan maksimal setelah pengurangan RTH 30% dan jalan 15% adalah 11.487 m² area terbangun, dengan total unit 176-220 unit. Analisis finansial mengungkapkan variasi keuntungan antara Rp 7,86 - Rp 15,64 Miliar. Skenario 5 (40% subsidi : 60% komersial) menghasilkan keuntungan tertinggi, namun Skenario 1 direkomendasikan karena mempertimbangkan aspek finansial, sensitivitas pasar, daya beli pasar dan tanggung jawab sosial.
Copyrights © 2026