Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh metode latihan Small-Sided Games dan Rondo terhadap peningkatan akurasi passing siswa pada kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMK Pelita Nusantara 1 Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain Pretest–Posttest Control Group Design yang melibatkan siswa ekstrakurikuler futsal yang dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan. Pengukuran akurasi passing dilakukan menggunakan tes tendangan ke arah target gawang kecil yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan mampu meningkatkan akurasi passing siswa secara signifikan, namun tidak ditemukan perbedaan efektivitas yang berarti antara metode Small-Sided Games dan Rondo. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua metode latihan sama-sama efektif dan dapat diterapkan sebagai alternatif strategi latihan oleh pelatih atau guru dalam pembinaan teknik dasar passing futsal di lingkungan sekolah, sehingga pemilihan metode latihan dapat disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan karakteristik peserta didik.
Copyrights © 2026