Penulisan sejarah peristiwa 1965 di Indonesia menunjukkan bahwa setiap pihak memiliki perbedaan cara dalam membingkai fakta masa lalu. Buku-buku pendidikan Indonesia membangun narasi yang cenderung menyorot satu sudut pandang tertentu dan berpotensi melupakan fakta yang sebenarnya terjadi. Dalam temuan yang dilakukan, terdapat pandangan lain yang dimuat dalam arsip milik Amerika Serikat. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan untuk meninjau bagaimana sejarah 1965 diceritakan secara berbeda antara buku pendidikan Indonesia dengan arsip-arsip Amerika Serikat, serta bagaimana perbedaan perspektif tersebut dapat memengaruhi narasi sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menganalisis perbandingan antara buku pendidikan di Indonesia dan dokumen Record U.S Embassy dari Amerika Serikat.
Copyrights © 2026