Penelitian ini menganalisis tantangan inovasi pelayanan pencatatan sipil di Disdukcapil Kabupaten Sidoarjo, khususnya penerbitan akta kelahiran bagi masyarakat dewasa. Dengan metode kualitatif deskriptif dan analisis SWOT, penelitian menemukan bahwa inovasi digital seperti PLAVON Dukcapil dan program jemput bola meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan. Namun, pelaksanaannya masih terkendala oleh rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan kompetensi aparatur, infrastruktur teknologi yang belum merata, serta risiko kesalahan administrasi. Hasil penelitian menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas SDM, edukasi masyarakat, dan penguatan sistem verifikasi data agar inovasi pelayanan publik lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan di era digital.
Copyrights © 2026