Flourishing merupakan kondisi kesejahteraan psikologis optimal yang mencerminkan kemampuan individu untuk merasa baik dan berfungsi secara efektif dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa yang bekerja menghadapi tuntutan ganda antara akademik dan pekerjaan yang berpotensi memengaruhi kondisi flourishing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji keterkaitan antara rasa syukur dan dukungan sosial dengan kondisi flourishing pada mahasiswa bekerja di Yogyakarta. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri 102 mahasiswa yang bekerja dan berada di Yogyakarta, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukian melalui kuesioner online dan dianalisis dengan menggunakan regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa kebersyukuran dan dukungan sosial memiliki hubungan signifikan secara simultan dengan flourishing (F = 72,361; p < 0,001). Secara parsial, kebersyukuran berhubungan positif dan signifikan dengan flourishing (t = 6,725; p < 0,001), sedangkan dukungan sosial tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (t = 0,649; p = 0,518). Nilai R² sebesar 0,594 mengindikasikan bahwa kebersyukuran dan dukungan sosial berkontribusi sebesar 59,4% terhadap flourishing. Temuan ini menegaskan bahwa faktor internal berupa kebersyukuran memiliki peran dominan dalam mendukung flourishing pada mahasiswa yang bekerja.
Copyrights © 2026