Penelitian ini menganalisis permasalahan bioetika yang berkaitan dengan tindakan aborsi pada ibu hamil yang mengidap penyakit menular dan infeksi, dengan menggunakan perspektif pemikiran Thomas Aquinas mengenai etika, kebebasan, dan otonomi personal. Fokus kajian diarahkan pada dilema moral antara perlindungan hak hidup janin dan hak ibu atas keselamatan, kesehatan, serta kebebasan dalam mengambil keputusan medis. Dalam kerangka etika Thomistik, tindakan manusia dinilai berdasarkan tujuan moral, hukum kodrat, dan tanggung jawab rasional, sehingga keputusan aborsi tidak hanya dipahami sebagai persoalan medis, tetapi juga sebagai persoalan moral yang kompleks. Analisis ini menunjukkan bahwa kebebasan dan otonomi personal menurut Thomas Aquinas tidak bersifat absolut, melainkan terikat pada nilai kebaikan bersama dan hukum moral objektif. Oleh karena itu, tindakan aborsi dalam konteks penyakit menular dan infeksi harus dipertimbangkan secara hati-hati dengan mempertimbangkan prinsip proporsionalitas, niat moral, serta dampak etis terhadap ibu, janin, dan masyarakat secara luas.
Copyrights © 2026