Pesatnya perkembangan layanan online food delivery (OFD) telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner untuk beradaptasi dengan sistem pemasaran digital. Pemanfaatan platform OFD dinilai mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan aksesibilitas konsumen, serta memberikan kemudahan dalam proses pemesanan makanan. Namun demikian, penerapan layanan OFD tidak selalu menjamin stabilitas kinerja bisnis, sebagaimana tercermin dari fluktuasi penjualan yang dialami oleh UMKM Seblak Mewek Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh layanan OFD terhadap kinerja bisnis UMKM kuliner dengan tingkat penjualan sebagai variabel mediasi. Data penelitian diperoleh melalui survei terhadap konsumen dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan OFD memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat penjualan serta kinerja bisnis. Selain itu, tingkat penjualan terbukti mampu memediasi secara signifikan hubungan antara layanan OFD dan kinerja bisnis. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi pemanfaatan layanan OFD dapat meningkatkan volume penjualan yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kinerja bisnis UMKM kuliner secara lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026