Rendahnya kemampuan literasi matematis siswa masih menjadi tantangan dalam pembelajaran matematika. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah dengan menghadirkan asesmen yang tidak hanya mengukur kemampuan kognitif, tetapi juga relevan dengan konteks kehidupan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi instrumen tes berbasis literasi dengan konteks kearifan lokal Indramayu pada materi bilangan bulat. Penelitian menggunakan design research model Plomp yang meliputi tahap investigasi awal, pengembangan prototipe, dan evaluasi. Instrumen divalidasi oleh dua dosen pendidikan matematika dan dua guru matematika, serta diuji coba kepada 35 siswa SMP Negeri 1 Terisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen berada pada kategori sangat valid, memiliki reliabilitas yang cukup, tingkat kesukaran mudah, dan daya pembeda yang baik. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa instrumen tergolong praktis digunakan dalam pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi konteks kearifan lokal dapat mendukung pengembangan asesmen literasi matematis yang lebih kontekstual dan bermakna.
Copyrights © 2026