Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pelaksanaan Program Jumat Bebas Emisi (JBEm) di Universitas Sebelas Maret, (2) mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program terhadap pembentukan kesadaran peduli lingkungan, serta (3) menganalisis strategi yang digunakan dalam pembentukan kesadaran peduli lingkungan melalui program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program JBEm didukung oleh ketersediaan infrastruktur transportasi berkelanjutan, seperti penyediaan sepeda kampus di titik strategis. Namun, terdapat beberapa hambatan, antara lain rendahnya kesadaran dan pemahaman warga kampus, keterbatasan sarana prasarana, penggunaan trotoar sebagai area parkir, serta kurangnya kepedulian terhadap dampak emisi karbon. Strategi komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) melalui tahapan monitoring dan evaluasi menjadi pendekatan utama dalam meningkatkan kesadaran peduli lingkungan.
Copyrights © 2026