Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fungsi keluarga terhadap adiksi game online pada Generasi Z di Jabodetabek. Meningkatnya fenomena penggunaan game online yang berlebihan di kalangan generasi Z memunculkan kekhawatiran mengenai dampak psikologis dan sosial yang ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif regresional. Partisipan penelitian berjumlah 357 individu Generasi Z (usia 13-28 tahun) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan alat ukur Family Assessment Device (FAD) untuk mengukur keberfungsian keluarga dan Indonesian Online Game Addiction Questionnaire (IOGAQ) untuk mengukur tingkat adiksi game online. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa terdapat peranan negatif yang signifikan antara fungsi keluarga terhadap adiksi game online (R2 = 0.560, p < 0.001). Temuan ini mengindikasikan bahwa fungsi keluarga memberikan sumbangan pengaruh sebesar 56% terhadap adiksi game online, di mana semakin efektif fungsi keluarga, semakin rendah tingkat adiksi game online pada individu. Penelitian ini menekankan pentingnya peran fungsi keluarga, terutama dimensi keberfungsian umum dan penyelesaian masalah, sebagai faktor protektif dalam mencegah perilaku adiksi pada Generasi Z.
Copyrights © 2026