Penelitian ini bertujuan untuk mendalami ilmu bekam dengan perspektif filsafat ilmu, khususnya melalui kajian ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Pendekatan filsafat ilmu digunakan dalam penelitian ini dengan menganalisis hubungan ilmu bekam terhadap tiga aspek utama tersebut. Data dan sumber data yang digunakan bersumber dari berbagai literatur dan kajian-kajian mengenai filsafat ilmu dan bekam yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kajian literatur, sementara teknik analisis data menggunakan analisis dekskriptif kritis. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa ilmu bekam secara ontologi memahami bekam sebagai metode terapi yang berangkat dari realitas biologis manusia, epistemologi mengemukakan bekam sebagai pengetahuan yang bersumber dari berbegai pendekatan, mulai dari tradisi pengobatan klasik, pengalaman empiris, pemahaman teologis hingga upaya pembuktian ilmiah melalui penelitian modern serta aksiologi mengungkapkan bahwa Bekam tidak hanya bertujuan untuk menyembuhkan penyakit semata, tetapi juga berfungsi sebagai upaya preventif dan promotif dalam menjaga keseimbangan tubuh dan jiwa.
Copyrights © 2026