Stereotipe Gen Z sebagai karyawan yang melekat berkaitan dengan cara komunikasi, nilai-nilai, dan preferensi dalam hal teknologis serta bagaimana cara mereka mengatasi permasalahan. Sifat-sifat Gen Z yang cenderung individualis dan kurang berperan dalam kelompok merupakan hal yang sangat bertolak belakang dari OCB (Organizational Citizenship Behaviour). Karyawan gen z yang memiliki OCB dapat meningkatkan kinerja karyawan, memperbaiki interaksi sosial pekerja, mengurangi konflik dan meningkatkan efisiensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiric pengaruh beban kerja dan jarak kekuasaan terhadap OCB pada karyawan generasi Z. Respnden penelitian ini berjumlah 199 karyawan generasi Z yang memiliki atasan. Teknik pengumpulan daya menggunakan kuesioner online melalui google forms. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis pada penelitian ini adalah uji regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai F sebesar 375,269 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,005) dan nilai R Square sebesar 0,794 artinya 79,4% mempengaruhi dan 20,6% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari beban kerja dan jarak kekuasaan terhadap Organizational Citizenship Behaviour (OCB) pada karyawan generasi Z.
Copyrights © 2026