Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan inflasiterhadap rasio profitabilitas perusahaan, dengan studi kasus pada PTCahaya Pelita Andhika di Kabupaten Tapanuli Tengah, ProvinsiSumatera Utara. Sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satusektor strategis yang rentan terhadap fluktuasi harga input produksi,sehingga perubahan tingkat inflasi dapat memengaruhi biaya operasionaldan kinerja keuangan perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitianini meliputi laporan keuangan perusahaan selama periode 2020–2024,khususnya laporan laba rugi dan neraca, serta data inflasi yang diperolehdari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode penelitian yang digunakanadalah pendekatan studi kasus dengan analisis deskriptif, sedangkan rasioprofitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Hasilpenelitian menunjukkan bahwa inflasi di Kabupaten Tapanuli Tengahselama periode penelitian mengalami fluktuasi cukup signifikan, denganrata-rata tahunan sebesar 3,22%. Meski demikian, ROA PT Cahaya PelitaAndhika tetap relatif stabil dengan rata-rata 0,118, menunjukkankemampuan perusahaan dalam menyesuaikan strategi operasional danpengelolaan aset untuk menjaga profitabilitas. Penelitian ini jugamenemukan bahwa pengelolaan internal perusahaan, termasuk efisiensibiaya dan penyesuaian harga produk, lebih menentukan stabilitas labadibandingkan pengaruh inflasi secara langsung. Temuan ini memberikanimplikasi bagi manajemen perusahaan untuk terus menerapkan strategiefisiensi dan adaptasi harga, serta bagi pemerintah daerah untukmendukung sektor perkebunan melalui kebijakan dan program yangdapat mengurangi dampak fluktuasi ekonomi.
Copyrights © 2025