Penggunaan ChatGPT dalam Bahasa Indonesia semakin meluas, namun keluaran yang tampak lancar tidak selalu memenuhi kaidah sintaksis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis jenis serta pola kesalahan sintaksis pada respons ChatGPT terhadap prompt berbahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi pasangan prompt–respons; data berasal dari 10 prompt terencana dan dianalisis melalui reduksi, identifikasi, serta klasifikasi kesalahan. Hasil menunjukkan kesalahan dominan berupa urutan kata (3/10; 30%) dan penggunaan konjungsi (3/10; 30%), diikuti kesalahan pembentukan kalimat majemuk (2/10; 20%). Selain itu, ditemukan kesalahan struktur kalimat dasar (1/10; 10%) dan satu data tanpa kesalahan sintaksis signifikan (1/10; 10%). Temuan ini menegaskan perlunya perancangan prompt dan penyuntingan output AI agar selaras dengan struktur Bahasa Indonesia. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus prompt Bahasa Indonesia sebagai pemicu dan pada pemetaan relasi prompt–respons untuk menjelaskan kecenderungan kesalahan sintaksis.
Copyrights © 2026