Discharge planning merupakan komponen penting dalam pelayanan keperawatan untuk memastikan keberlanjutan perawatan pasien setelah keluar dari rumah sakit. Namun, pelaksanaannya belum optimal, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara supervisi kepala ruangan dan pelaksanaan discharge planning oleh perawat rawat inap di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian adalah perawat rawat inap di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dengan jumlah sampel 76 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara supervisi kepala ruangan dengan pelaksanaan discharge planning oleh perawat rawat inap (p value = 0,000; p < 0,05). Supervisi kepala ruangan memiliki hubungan yang signifikan dengan pelaksanaan discharge planning. Supervisi yang baik berperan dalam meningkatkan kualitas discharge planning oleh perawat rawat inap.
Copyrights © 2026