Komoditas pisang merupakan pangan lokal unggulan di Kampung Yongsu Desoyo, Distrik Raveni Rara, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan dalam bentuk buah mentah atau tandan dengan nilai ekonomi yang rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan nilai tambah produk pisang melalui pengolahan menjadi keripik pisang aneka rasa. Pelatihan dilakukan selama dua hari dengan melibatkan Mama-mama Papua sebagai sasaran utama. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kontekstual yang meliputi dialog terbuka, pendampingan intensif, dan praktik langsung (demonstrasi). Materi pelatihan mencakup pemahaman komoditas, teknik pengolahan keripik, desain kemasan yang menarik, hingga strategi pemasaran digital melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek kognitif dan psikomotorik peserta. Mama-mama Papua kini mampu menghasilkan produk keripik pisang yang variatif, memiliki daya tarik visual melalui kemasan modern, dan memahami cara mempromosikan produk secara mandiri. Inovasi ini tidak hanya memberikan nilai tambah pada hasil kebun, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi berbasis kearifan lokal di Kampung Yongsu Desoyo.
Copyrights © 2026