Kelompok pra lansia dan lansia memiliki kerentanan terhadap stres yang dipicu oleh perubahan fisik, kondisi psikologis, serta peran sosial seiring bertambahnya usia. Apabila stres tidak ditangani dengan baik, hal tersebut dapat mengganggu kualitas tidur dan berpengaruh negatif terhadap kesehatan tubuh maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres dan kualitas tidur pada pra lansia dan lansia di Desa Karawana, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross sectional dengan 94 responden pra lansia dan lansia yang dipilih secara proportionate stratified random sampling. Tingkat stres diukur dengan PSS-10, kualitas tidur dengan PSQI, dan data dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rank. Sebagian besar responden berada pada kategori stres sedang (84,0%) dan memiliki kualitas tidur yang kurang baik (72,3%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan bermakna antara tingkat stres dan kualitas tidur (p = 0,009; r = 0,269), di mana peningkatan stres berkaitan dengan penurunan kualitas tidur. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dan kualitas tidur pada pra lansia dan lansia di Desa Karawana.
Copyrights © 2026