Gagal ginjal kronik merupakan penyakit progresif yang memerlukan perawatan jangka panjang dan dapat menurunkan kualitas hidup pasien secara fisik, psikologis, maupun sosial. Berbagai faktor memengaruhi kualitas hidup pasien, termasuk tingkat self-efficacy dan dukungan dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di unit hemodialisis RSUD Undata, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari pasien gagal ginjal kronik yang menjalani perawatan di unit hemodialisis RSUD Undata, Provinsi Sulawesi Tengah, pada periode Februari hingga April 2025. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 40 orang dengan menggunakan rumus Slovin, dan teknik non-probability sampling diterapkan untuk seleksi peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 responden, mayoritas memiliki self-efficacy tinggi sebanyak 30 orang (75%), sedangkan 25 responden menerima dukungan keluarga yang baik, dan 23 responden (57,5%) termasuk dalam kategori kualitas hidup tinggi. Terdapat hubungan antara self-efficacy terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di unit hemodialisa RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dengan nilai p=0,009.
Copyrights © 2026