Masa remaja ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial, termasuk terjadinya menstruasi. Dismenore primer merupakan nyeri haid yang sering dialami remaja putri akibat peningkatan prostaglandin yang memicu kontraksi berlebihan pada uterus, sehingga dapat mengganggu aktivitas belajar dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian warm compress bottle terhadap penurunan nyeri haid pada siswi SMA Negeri 2 Palu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen melalui pendekatan one group pretest–posttest design. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 193 mahasiswi, dengan sampel yang diambil sebanyak 29 mahasiswi. Hasil penelitian menunjukan Sebelum intervensi, responden umumnya mengalami nyeri sedang (69,0%). Setelah pemberian warm compress bottle, sebagian besar tidak merasakan nyeri (82,8%). Uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri dismenore primer pada siswi SMA Negeri 2 Palu. Terdapat pengaruh pemberian warm compress bottle terhadap penurunan nyeri haid (dismenore primer) pada siswi SMA Negeri 2 Palu.
Copyrights © 2026