Kelompok Tani Pondok Miri Asri Desa Sei Semayang melakukan budidaya ikan lele, ikan nila, ikan gurami, dan ikan patin. Desa Sei Semayang memiliki potensi untuk aktivitas pertanian maupun budidaya ikan air tawar karena memiliki suhu udara rata-rata di antara 26,9°C–29,9°C dan kelembapan udara rata-rata di antara 73,6%–83,8%. Namun, kelompok tani tersebut masih memiliki dua masalah utama, yaitu di bidang produksi dan pemasaran. Masalah di bidang produksi meliputi pertumbuhan ikan yang lama dan kematian ikan akibat penyakit, sedangkan masalah di bidang pemasaran berupa penjualan hasil panen pada pasar setempat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan Kelompok Tani Desa Sei Semayang dengan berfokus pada pemberian solusi untuk masalah di bidang produksi dan pemasaran budidaya ikan air tawar. Dua metode yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah penerapan Sistem Monitoring Kualitas Air Terintegrasi IoT (SIMKAT) dan pelatihan penggunaan aplikasi pemasaran berbasis digital. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian, diketahui bahwa teknologi SIMKAT mampu memberikan informasi kualitas air berupa pH, turbiditas, total dissolved solids (TDS), suhu, dan dissolved oxygen secara real time. Sehingga, petani mampu memberikan penanganan yang memadai pada kolam ikan. Sedangkan melalui pelatihan penggunaan aplikasi pemasaran digital, kelompok tani mampu menjual hasil panen di luar pasar lokal.
Copyrights © 2026