Latar Belakang: PPOK merupakan penyakit tidak menular penyebab kematian terbesar ketiga di dunia dan menyebabkan 3 juta kematian (6%) dari seluruh kematian secara global. Salah satu cara menanggulangi terjadinya penyakit tersebut adalah dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Tujuan penelitian adalah dianalisisnya hubungan sikap penggunaan alat pelindung diri dengan kejadian penyakit paru obstruktif kronik pada pekerja tambang di Klinik PT Citra Palu Mineral Poboya. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Crossectional. Populasi dalam penelitian adalah pekerja tambang di Klinik PT Citra Palu Mineral Poboya yang berjumlah 926 orang, jumlah sampel menggunakan rumus slovin yaitu 42 responden. Analisis menggunakan univariat dan bivariat dengan chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki sikap penggunaan APD dalam kategori baik yaitu 25 responden (59,5%), dan sebagian besar tidak terdiagnosis PPOK yaitu 26 responden (61,9%). Hasil uji chi square didapatkan p value 0,009 ≤ α (0,05), maka H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan antara sikap penggunaan alat pelindung diri dengan kejadian penyakit paru obstruktif kronik pada pekerja tambang di Klinik PT Citra Palu Mineral Poboya.
Copyrights © 2026