Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan sebagai respon atas keterbatasan akses permodalan, keterampilan teknis, serta pendampingan usaha yang dihadapi Pemuda Muhammadiyah Cakru, sehingga potensi ekonomi lokal khususnya di sektor peternakan belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas, tingginya risiko usaha, serta terbatasnya peluang peningkatan pendapatan pemuda. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda melalui penguasaan keterampilan budidaya Ayam Kuntara yang berkelanjutan dan penguatan kapasitas kewirausahaan. Mitra dalam kegiatan ini adalah 25 orang Pemuda Muhammadiyah Cakru yang memiliki minat dan komitmen untuk mengembangkan usaha peternakan. Metode pengabdian dilakukan secara partisipatif melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi program dan pemetaan kebutuhan mitra, penyuluhan serta workshop budidaya Ayam Kuntara, pelatihan kewirausahaan, pemasaran digital, dan pencatatan keuangan sederhana, serta praktik langsung pendirian unit usaha percontohan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan, observasi proses dan hasil produksi, serta analisis perubahan pendapatan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan hardskill budidaya sebesar 45% dan softskill kewirausahaan sebesar 40%, penurunan angka kematian ayam hingga 30%, peningkatan produktivitas ternak, serta kenaikan pendapatan rata-rata peserta sekitar 35% per siklus produksi. Selain itu, terbentuk satu kelompok usaha pemuda yang berkelanjutan sebagai wadah pengembangan usaha bersama. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan terpadu antara pelatihan teknis dan kewirausahaan efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda. Hasil pengabdian ini penting sebagai model pemberdayaan pemuda berbasis potensi lokal yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Copyrights © 2026