Perkembangan pembelajaran digital telah menyebabkan perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya pada jurusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Perubahan ini menuntut staf akademik untuk membangun daya tahan akademik yang kokoh, supaya mampu menghadapi tekanan yang melekat, tuntutan teknologi yang terus maju, serta berbagai mode pembelajaran daring dan campuran. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menelaah peran esensial kurikulum dalam mendukung ketahanan akademik mahasiswa PAUD di masa disrupsi digital, dengan menggunakan metode tinjauan naratif literatur. Pendekatan metodologis meliputi penelusuran literatur akademik yang terdaftar dalam periode sepuluh tahun terakhir, pengkajian tematik yang mendalam, serta metode triangulasi konseptual yang menggabungkan bidang kurikulum, psikologi pendidikan, dan teknologi pembelajaran. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa ketangguhan akademik mahasiswa bergantung pada tiga aspek utama: tantangan yang diajukan oleh teknologi digital dan pengaruhnya terhadap kondisi psikologis mahasiswa; kemampuan adaptasi mahasiswa terhadap struktur kurikulum dan alat teknologi; serta mutu desain kurikulum yang mendukung pengintegrasian literasi digital, pembelajaran kolaboratif, dan praktik pengajaran reflektif. Implementasi kurikulum yang didesain secara adaptif dan responsif terbukti efektif dalam memperkuat ketahanan akademik mahasiswa, sekaligus membekali mereka untuk menghadapi kompleksitas yang melekat pada ekosistem pendidikan digital. Studi ini secara tegas menggarisbawahi urgensi perancangan kurikulum PAUD yang berpusat pada kompetensi esensial abad ke-21, guna menumbuhkan lulusan yang memiliki ketahanan, kemampuan adaptasi, dan kesiapan profesional untuk berkontribusi dalam masyarakat yang dicirikan oleh transformasi digital yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026