Penelitian ini menganalisis implementasi dan dampak pengembangan pojok baca terhadap budaya literasi siswa di SMPN 1 Sidamulih, Pangandaran, melalui kajian konten video YouTube, dengan perspektif Administrasi Pendidikan. Pendekatan kualitatif dengan analisis isi digunakan untuk meneliti video dokumentasi kegiatan literasi. Hasil menunjukkan implementasi pojok baca didukung penyediaan fasilitas sederhana, keterlibatan guru dan kepala sekolah, serta partisipasi aktif siswa. Dampak positif mencakup meningkatnya minat baca, terbentuknya kebiasaan membaca di luar jam pelajaran, kemampuan berpikir kritis, dan rasa percaya diri siswa dalam menyampaikan ide. Dari sisi administrasi pendidikan, keberhasilan program ini mencerminkan efektivitas perencanaan, pengorganisasian, supervisi, dan evaluasi program literasi. Penggunaan YouTube tidak hanya mendokumentasikan kegiatan literasi, tetapi juga menjadi sumber data yang relevan untuk menilai praktik pendidikan.
Copyrights © 2026