Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan layanan konseling kelompok berbasis pengembangan potensi diri bagi siswa kelas XI di Sekolah Hidayatul Insan. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri siswa, kesulitan mengenali potensi pribadi, lemahnya manajemen waktu, kecenderungan prokrastinasi, serta tekanan akademik yang memengaruhi motivasi belajar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan need assessment, penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL), pelaksanaan sesi konseling kelompok, dan evaluasi. Intervensi utama menggunakan teknik strength bombardment untuk membantu siswa mengidentifikasi dan menguatkan aspek positif diri melalui dinamika kelompok yang suportif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi aktif, keterbukaan dalam mengungkapkan hambatan akademik dan emosional, serta tumbuhnya kesadaran terhadap kekuatan pribadi. Evaluasi akhir memperlihatkan peningkatan kepercayaan diri, motivasi belajar, kemampuan regulasi emosi, serta perbaikan dalam manajemen waktu. Dengan demikian, layanan konseling kelompok berbasis pengembangan potensi diri efektif dalam mendukung perkembangan akademik dan personal siswa.
Copyrights © 2026