Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Negeri Tunas Karya masih menghadapi permasalahan berupa dominasi metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga pemahaman dan penginternalisasian nilai Pancasila pada peserta didik belum optimal. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa, keterbatasan pengalaman belajar bermakna, serta minimnya penerapan nilai Pancasila dalam perilaku sehari-hari. Untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut, kegiatan pengabdian ini mengusulkan penerapan pembelajaran interaktif yang kontekstual dan sesuai dengan karakteristik perkembangan peserta didik sekolah dasar. Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan dan menguatkan internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui pengalaman belajar yang partisipatif, menyenangkan, dan aplikatif. Metode yang digunakan meliputi pembelajaran berbasis animasi wayang untuk kelas awal, pembelajaran berbasis masalah untuk kelas menengah, serta pembelajaran berbasis permainan edukatif untuk kelas atas, yang dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, partisipasi aktif, kemampuan bekerja sama, dan sikap demokratis peserta didik setelah kegiatan dilaksanakan. Secara keseluruhan, pembelajaran interaktif terbukti efektif dalam mendukung internalisasi nilai Pancasila, meskipun masih memerlukan pendampingan berkelanjutan agar nilai tersebut terwujud secara konsisten dalam perilaku sehari-hari siswa.
Copyrights © 2026