Rendahnya penguasaan konsep momentum pada siswa SMA menunjukkan bahwa pembelajaran fisika masih cenderung berorientasi pada hafalan dan kurang kontekstual. Kondisi ini menuntut adanya inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan pemahaman konseptual dan keterlibatan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan penguasaan konsep momentum siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus yang melibatkan 30 siswa kelas X. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan konsep, lembar observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, persentase ketuntasan belajar, serta perhitungan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 58,2 pada pra-siklus menjadi 70,3 pada siklus I dan 82,5 pada siklus II, dengan ketuntasan belajar mencapai 87% pada siklus II. Nilai N-gain sebesar 0,58 berada pada kategori sedang, yang menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan. Selain itu, aktivitas siswa juga meningkat dari kategori cukup aktif menjadi sangat aktif. Dengan demikian, penerapan PBL terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep momentum serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran fisika.
Copyrights © 0000