Anemia defisiensi besi masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang banyak dialami oleh remaja putri, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Remaja putri memiliki risiko tinggi mengalami anemia akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan serta kehilangan darah secara rutin melalui menstruasi. Pemerintah telah menjalankan program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai strategi pencegahan anemia, namun tingkat kepatuhan konsumsi pada remaja putri masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan remaja putri terhadap konsumsi TTD melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan menggunakan media audiovisual dan diskusi interaktif yang disertai dengan evaluasi melalui ttest dan posttest. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Desember 2025 di SMAN 9 Banjarmasin dengan sasaran 40 siswi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai posttest dibandingkan pretest pada sebagian besar peserta. Selain itu, hasil evaluasi kepuasan menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa sangat puas terhadap materi dan metode penyuluhan. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri tentang pentingnya kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah sebagai upaya pencegahan anemia sejak dini.
Copyrights © 2026