Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Anemia pada Siswa SMK Kesehatan Bhakti Insani dan Workshop Pembuatan Permen Jelly Jambu Biji sebagai Upaya Pencegahan Anemia Ramadhan, Taufiq; Kusumawati, Nuring Novita; Dewi, Cinta Amalia Kurnia; Putri, Laily Syahda Ismoyo; Pagsi, Maylani Dika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4139

Abstract

Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada remaja putri yang berdampak pada konsentrasi belajar dan produktivitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai anemia serta memberikan keterampilan pencegahan melalui inovasi pangan fungsional berbasis bahan lokal. Program dilaksanakan pada 20 Januari 2026 di SMK Kesehatan Bhakti Insani Klaten dan diikuti oleh 54 siswa kelas X, terdiri dari 44 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan melalui ceramah, sesi tanya jawab interaktif, pre-test dan post-test, serta workshop pembuatan permen jelly jambu biji sebagai alternatif camilan kaya vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 77,41 meningkat menjadi 86,67 pada post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05), sehingga edukasi yang diberikan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan peserta. Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan praktik pembuatan permen jelly. Dengan demikian, program edukasi dan workshop permen jelly jambu biji efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam upaya pencegahan anemia.
Review: Cost-Effectiveness Analysis Metformin dan Dipeptidyl Peptidase-4 Inhibitor Dibandingkan dengan Metformin dan Sulfonilurea pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Kusumawati, Nuring Novita; Andayani, Tri Murti
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v9i2.91911

Abstract

Prevalensi diabetes melitus tipe 2 (DMT2) meningkat, sehingga manajemen terapi yang efektif dan cost-effective sangat penting. Kombinasi metformin dengan dipeptidyl peptidase-4 inhibitor (DPP-4 inhibitor) dan metformin dengan sulfonilurea (SU) merupakan terapi lini kedua pada pasien DMT2, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan terkait biaya dan efektivitas. Review ini bertujuan untuk membandingkan hasil penelitian cost-effectiveness dari kedua kombinasi tersebut guna membantu praktisi kesehatan dalam membuat keputusan pemilihan terapi dalam pengelolaan DMT2. Review ini menganalisis temuan dari berbagai jurnal yang dipublikasikan secara online, menggunakan database SCOPUS dan PubMed serta mengikuti skema PRISMA dan PICO.  Penelitian yang memenuhi kriteria pencarian adalah 75 studi, 35 di antaranya berasal dari Scopus dan 40 PubMed. Terdapat beberapa artikel dikecualikan dan didapatkan 5 studi yang memenuhi kriteria akhir kemudian dilakukan penilaian kualitas berdasarkan standar CHEERS 2022. Analisis menunjukkan bahwa kombinasi DPP-4 inhibitor dan metformin lebih efektif dibandingkan kombinasi sulfonilurea dan metformin dalam mengelola diabetes melitus tipe 2, temuan ini didukung oleh pemelitian dari berbagai negara, menunjukkan pengurangan risiko hipoglikemia dan peningkatan kualitas hidup pasien. Tinjauan sistematis ini menunjukkan bahwa kombinasi DPP-4 inhibitor dengan metformin adalah terapi lini kedua yang cost effective dibandingkan dengan kombinasi sulfonilurea dan metformin untuk penderita diabetes melitus tipe 2.