Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak sosial ekonomi aktivitas pertambangan di Desa Tolondadu Satu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Sebelum adanya pertambangan, mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani dengan penghasilan terbatas. Namun, dengan berkembangnya sektor pertambangan, banyak masyarakat beralih menjadi penambang karena potensi sumber daya alam berupa emas, yang memberikan pendapatan lebih besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara sebagai metode pengumpulan data, melibatkan tujuh informan dari berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak sosial yang terjadi antara lain menurunnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial, timbulnya perselisihan antara penambang dan non-penambang, serta perbedaan status sosial. Dampak ekonomi yang positif termasuk terbukanya lapangan pekerjaan baru dan meningkatnya pendapatan keluarga, yang membantu memenuhi kebutuhan primer dan sekunder. Namun, dampak lingkungan yang timbul seperti pencemaran air sungai dan penebangan pohon liar juga menjadi perhatian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sektor pertambangan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, ada perubahan sosial yang signifikan, termasuk memudarnya nilai kebersamaan dalam masyarakat.
Copyrights © 2025