Pencegahan stunting merupakan program pemerintah yang sangat penting untuk masa depan bangsa. Program tersebut berkaitan dengan pengetahuan masyarakat tentang gizi, pola asuh, serta stimulasi perkembangan anak pada usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran edukatif orang tua --khususnya ibu--, dalam pencegahan stunting serta penguatan tumbuh kembang anak usia dini. Penelitian kualitatif deskriptif ini subjeknya adalah ibu dan anak usia dini yang mendapatkan layanan kesehatan di RS UNS. Subjek penelitian tersebut dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan datanya dilakukan melalui teknik wawancara mendalam (in-depth Interviewing), observasi, dan dokumentasi. Validitas data diupayakan melalui triangulasi, selanjutnya data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif model Milles & Huberman (Nugrahani, 2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua --khususnya Ibu-- sangat berperan dalam pencegahan stunting serta penguatan tumbuh kembang anak usia dini. Peran edukatif Ibu tercermin dalam praktik pemberian gizi, penerapan pola asuh, serta pemberian stimulasi pada anak. Peran ibu tersebut kualitasnya cukup beragam, dipengaruhi oleh tingkat literaliterasinya terhadap gizi, pola asuh, dan aksesnya terhadap informasi kesehatan. Keterlibatan aktif ibu dalam proses edukasi kesehatan berkontribusi terhadap pencegahan stunting dan pencapaian tumbuh kembang anak yang optimal. Implikasinya, bahwa penguatan peran edukatif orang tua --khususnya Ibu-- melalui informasi kesehatan itu sangat penting. Temuan ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menetapkan kebijakan pencegahan stunting pada anak usia dini secara lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026