Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan perilaku prososial dalam budaya rewang pada pemuda di Desa Boto Kabupaten Semarang. Tradisi rewang, sebagai bentuk gotong royong, mengharuskan partisipasi pemuda dan dipengaruhi oleh kondisi internal individu, seperti kesejahteraan psikologis. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode survei dengan 100 pemuda di Desa Boto sebagai partisipan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Ryff’s Scales of Psychological Well-Being dan Prosocial Tendencies Measure, kemudian dianalisis dengan korelasi Pearson Product Moment. Hasil menunjukkan nilai koefisien korelasi 0,440 dengan signifikansi p < 0,001, mengindikasikan adanya hubungan positif signifikan kategori sedang antara kesejahteraan psikologis dan perilaku prososial. Semakin tinggi kesejahteraan psikologis pemuda, semakin tinggi kecenderungan mereka untuk terlibat dalam perilaku prososial pada tradisi rewang. Temuan ini menegaskan pentingnya kesejahteraan psikologis dalam mendorong partisipasi sosial dan pelestarian nilai budaya.
Copyrights © 2026