Diabetes melitus (DM) memiliki prevalensi tinggi secara global dan di Indonesia, yang menempati peringkat pertama di Asia Tenggara, sehingga menjadi prioritas skrining oleh Dinkes Tangerang Selatan untuk menekan dampak kesehatan dan biaya pengobatannya. Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan inovasi seperti aplikasi M-Diabet Care berbasis Android guna meningkatkan kepatuhan terapi, kualitas hidup, dan menurunkan morbiditas pasien DM, khususnya di wilayah dengan prevalensi tinggi seperti Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix methode exploratory, dilanjutkan pengembangan dan uji coba aplikasi dengan metode kuantitatif dengan true experimental. Hasil penelitian diperoleh kelompok kontrol.mayoritas responden yang memiliki kepatuhan minum obat tinggi berjumlah 32 responden (64%) dan mayoritas responden yang memiliki kualitas hidup tinggi berjumlah 40 responden (80%) kemudian pada kelompok intervensi mayoritas responden yang memiliki kepatuhan minum obat tinggi berjumlah 22 responden (44%) dan mayoritas responden yang memiliki kualitas hidup tinggi berjumlah 40 responden (80%).diabetes secara lebih efektif, khususnya di wilayah dengan prevalensi tinggi seperti Tangerang Selatan
Copyrights © 2026