Penelitian ini menganalisis kebijakan pendidikan inklusif dan bagaimana pelaksanaannya memengaruhi kesejahteraan sosial di Indonesia. Dengan pendekatan studi pustaka yang dikombinasikan kajian kebijakan dan analisis dampak sosial, tulisan ini mengevaluasi kerangka kebijakan, praktik implementasi, hambatan utama, serta dampak pada kesejahteraan individu dan komunitas. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan inklusi telah meningkatkan akses pendidikan untuk kelompok rentan dan memperkuat aspek sosial seperti interaksi sosial dan penerimaan, namun efektivitasnya terhambat oleh keterbatasan sumber daya, kapasitas guru, dan variasi implementasi antar daerah. Rekomendasi diarahkan pada penguatan pendanaan, pelatihan guru, dukungan layanan sosial, serta monitoring berbasis data.
Copyrights © 2026