Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman iman siswa SMA Negeri 1 Adonara Timur melalui penerapan pendekatan kontekstual dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik. Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan siswa dan kecenderungan menganggap pelajaran agama sebatas hafalan teoritis tanpa relevansi praktis dengan kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam beberapa siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi keaktifan siswa, wawancara, serta evaluasi hasil belajar yang mengukur aspek kognitif dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Kontekstual secara signifikan meningkatkan pemahaman iman siswa. Siswa menjadi lebih aktif sebagai subjek pembelajaran yang mampu menghubungkan nilai-nilai Injili dengan pengalaman konkret dalam keluarga dan lingkungan sosial. Integrasi elemen diskusi kelompok, analisis situasi hidup, dan refleksi pribadi terbukti efektif mengubah persepsi siswa terhadap agama dari sekadar kewajiban akademik menjadi pengalaman spiritual yang hidup. Signifikansi penelitian ini terletak pada penguatan strategi pedagogis bagi guru di daerah dengan keterbatasan sarana, sekaligus memberikan model pembelajaran yang menyentuh dimensi intelektual, emosional, dan spiritual siswa. Penerapan pendekatan ini mendorong transformasi hidup siswa melalui penghayatan iman yang lebih mendalam dan aplikatif.
Copyrights © 2026