Penggunaan media sosial TikTok di kalangan remaja semakin meluas dengan potensi dampak negatif pada kesehatan mental emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial TikTok terhadap gangguan mental emosional pada remaja di SMK Al Khairaat Palu. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel terdiri dari 83 siswa kelas X, XI dan XII yang dipilih secara Proporsional Random Sampling. Kuesioner digunakan untuk mengukur penggunaan TikTok dan kondisi gangguan mental emosional. Data dianalisis dengan uji Monte Carlo untuk melihat hubungan antara kedua variabel. Hasil menunjukkan bahwa 50,6% responden menggunakan TikTok dalam kategori tinggi, 42,2% sedang, dan 7,2% rendah. Gangguan mental emosional dalam kategori normal 41% dan tidak normal 59%. Uji Monte Carlo menunjukkan hubungan signifikan antara penggunaan media sosial TikTok dan gangguan mental emosional (p=0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial TikTok dengan gangguan mental emosional pada remaja, sehingga diperlukan perhatian lebih dari keluarga dan sekolah dalam mengelola penggunaan media sosial.
Copyrights © 2026