Makanan jajanan yang dijual di area terbuka berisiko tinggi terkontaminasi oleh bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus pada jajanan yang dijual di area Benteng Kuto Besak Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksperimental dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Sampel berupa sosis, cireng, pempek, risol, bakso pedas, dan telur gulung dipilih karena banyak dikonsumsi masyarakat serta dijual dalam kondisi terbuka sehingga berisiko terkontaminasi. Proses pengenceran dilakukan menggunakan NaCl 0,9% kemudian ditanam pada media selektif, yaitu EMBA untuk identifikasi Escherichia coli dan MSA untuk identifikasi Staphylococcus aureus, dilanjutkan dengan uji biokimia IMViC, katalase, dan koagulase. Hasil pada media EMBA menunjukkan seluruh sampel menghasilkan koloni hijau metalik yang mengindikasikan adanya Escherichia coli meskipun hasil uji biokimia tidak sepenuhnya sesuai dengan ciri khas bakteri tersebut. Pada media MSA, semua sampel menunjukkan reaksi positif pada uji katalase, sedangkan uji koagulase memberikan hasil positif lemah pada sampel sosis dan telur gulung yang mengindikasikan kemungkinan adanya Staphylococcus aureus. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jajanan di area terbuka berpotensi tercemar bakteri yang dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan konsumen.
Copyrights © 2026