Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

METODE DEKOMPOSISI DAN METODE BIG-MUNTUK MENYELESAIKAN PROGRAM LINIER VARIABEL FUZZY TRIANGULAR STUDI KASUS: HOME INDUSTRI BOROBUDUR FURNITURE, BOGOR, INDONESIA Puspitasari, Nanda; Irawanto, bambang; ., Widowati
MATEMATIKA Vol 19, No 1 (2016): Jurnal Matematika
Publisher : MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.591 KB)

Abstract

Fuzzy Variable Linear Programming (FVLP) with triangular fuzzy variable is part of not fully fuzzy linear programming with decision variables and the right side is a fuzzy number. Solving  FVLP with triangular fuzzy variables used Decomposition Methods and Big-M Methods by using Robust Ranking to obtain crisp values. DecompositionMethods of resolving cases maximization and minimization FVLP by dividing the problems into three parts CLP. Solving FVLP with Big-M Methods to directly solve the minimization case FVLP do without confirmation first. The optimal solution fuzzy, crisp optimal solution, optimal objective function fuzzy and crisp optimal objective function  generated from Decomposition Methods and Big-M Methods for minimizing case has same solution. Decomposition Methods has a longer process because it divides the problem into three parts CLP and Big-M Methods has a fewer processes but more complicated because the process without divide the problems into three parts
IDENTIFIKASI BAKTERI ESCHERICHIA COLI DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA JAJANAN DI AREA BENTENG KUTO BESAK KOTA PALEMBANG Puspitasari, Nanda; Prasetyo, Dani; Hardiyanti, Trirahmi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54884

Abstract

Makanan jajanan yang dijual di area terbuka berisiko tinggi terkontaminasi oleh bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus pada jajanan yang dijual di area Benteng Kuto Besak Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksperimental dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Sampel berupa sosis, cireng, pempek, risol, bakso pedas, dan telur gulung dipilih karena banyak dikonsumsi masyarakat serta dijual dalam kondisi terbuka sehingga berisiko terkontaminasi. Proses pengenceran dilakukan menggunakan NaCl 0,9% kemudian ditanam pada media selektif, yaitu EMBA untuk identifikasi Escherichia coli dan MSA untuk identifikasi Staphylococcus aureus, dilanjutkan dengan uji biokimia IMViC, katalase, dan koagulase. Hasil pada media EMBA menunjukkan seluruh sampel menghasilkan koloni hijau metalik yang mengindikasikan adanya Escherichia coli meskipun hasil uji biokimia tidak sepenuhnya sesuai dengan ciri khas bakteri tersebut. Pada media MSA, semua sampel menunjukkan reaksi positif pada uji katalase, sedangkan uji koagulase memberikan hasil positif lemah pada sampel sosis dan telur gulung yang mengindikasikan kemungkinan adanya Staphylococcus aureus. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jajanan di area terbuka berpotensi tercemar bakteri yang dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan konsumen.