Peradangan dan pembengkakan merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi dalam aktivitas sehari-hari. Pemanfaatan obat tradisional berbasis tanaman lokal banyak dilakukan karena dinilai lebih aman dan mudah diperoleh. Kaempferia galanga L. (kencur) dikenal memiliki aktivitas antiinflamasi dan penyembuhan luka, sehingga berpotensi digunakan sebagai sediaan parem tradisional untuk mengatasi pembengkakan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan rimpang kencur sebagai parem tradisional, meliputi formula dasar, cara pembuatan secara teoritis, cara penggunaan, serta aspek keamanannya.Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif deskriptif melalui penyuluhan kesehatan berbasis herbal di SMA Negeri 1 Puloampel, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Kegiatan dilaksanakan tanpa praktik langsung, dengan metode ceramah, diskusi interaktif, dan media visual. Materi mencakup manfaat antiinflamasi kencur, pengenalan parem tradisional, formula parem kencur, serta cara penggunaan dan keamanannya.Hasil menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pemanfaatan rimpang kencur sebagai alternatif pengobatan tradisional untuk pembengkakan. Kegiatan ini meningkatkan literasi masyarakat dalam penggunaan obat tradisional secara rasional dan berbasis ilmiah.
Copyrights © 2026