Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lampung Utara dalam mensosialisasikan layanan PAKSU sebagai inovasi pelayanan kependudukan berbasis desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pihak Disdukcapil, aparatur desa, dan masyarakat di beberapa desa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Elaboration Likelihood Model (ELM) sebagai teori utama dan teori difusi inovasi Rogers sebagai teori pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Disdukcapil memanfaatkan jalur sentral melalui penyampaian informasi prosedural dan manfaat layanan, serta jalur perifer melalui kredibilitas aparatur desa, legitimasi pemerintah daerah, dan kedekatan sosial di tingkat desa. Proses difusi inovasi PAKSU berlangsung secara bertahap melalui struktur sosial desa, meskipun tingkat adopsi layanan bervariasi antar desa akibat faktor geografis dan kesiapan infrastruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan sosialisasi PAKSU dipengaruhi oleh kombinasi strategi persuasi dan konteks sosial desa.
Copyrights © 2026