Manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas layanan di laboratorium klinik. Laboratorium sebagai bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan memerlukan tenaga kesehatan yang kompeten, terlatih, dan termotivasi agar mampu memberikan hasil pemeriksaan yang akurat serta pelayanan yang responsif dan profesional. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik. Penelitian dilakukan di Laboratorium Klinik Pratama BMC, Pekanbaru, Riau kepada Ahli Teknologi Laboratorium Medis yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala frekuensi yang mengukur variabel manajemen SDM (perencanaan, pelatihan, dan motivasi) serta variabel kualitas layanan (ketepatan hasil, kepuasan pelanggan, dan kelengkapan sarana). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Penelitian menunjukkan rerata skor manajemen SDM pada aspek perencanaan sebesar 10,18 ± 1,662, pelatihan sebesar 11,09 ± 1,640, dan motivasi sebesar 9,09 ± 2,071. Sementara itu, rata-rata skor kualitas layanan pada aspek ketepatan hasil sebesar 9,27 ± 2,149, kepuasan pelanggan sebesar 10,18 ± 1,779, dan kelengkapan sarana prasarana sebesar 7,27 ± 1,618. Hasil uji korelasi Spearman Rank menunjukkan bahwa hubungan antara manajemen SDM dan kualitas layanan memiliki p = 0,000 dengan r=0,875. Kesimpulan: terdapat hubungan signifikan positif sangat kuat antara manajemen SDM dan kualitas layanan.
Copyrights © 2026