Stres akademik merupakan stres yang terjadi pada mahasiswa yang disebabkan oleh tuntutan akademik akibat ketidakmampuan menyeimbangkan antara tuntutan dengan kemampuannya. Stres akademik akan muncul ketika mahasiswa terlalu banyak berfikir sehingga mengakibatkan ketegangan dan kesulitan untuk memulai tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres akademik dengan kejadian insomnia pada mahasiswa tingkat akhir prodi ilmu keperawatan fakultas kesehatan ISTek ICsada Bojonegoro. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif, pendekatan crosssectional. Populasi penelitian ini mahasiswa keperawatan tingkat akhir di ISTeK ICsada, sampel 59 responden menggunakan total sampling. Uji statistik menggunakan spearman rho. Hasil penelitian ini menunjukkan hampir seluruh responden mengalami stres akademik sebanyak 46 responden (78,0%), sebagian besar responden mengalami insomnia sedang sebanyak 31 responden (52,5%). Berdasarkan hasil uji analisis spearman rho p value = 0,021 yang berarti terdapat hubungan stres akademik dengan kejadian insomnia pada mahasiswa tingkat akhir prodi ilmu keperawatan fakultas kesehatan ISTeK ICsada Bojonegoro. Stres akademik merupakan faktor utama yang menyebabkan mahasiswa tingkat akhir mengalami insomnia. Hal ini berkaitan erat dengan banyaknya tuntutan akademik seperti penyelesaian tugas akhir skripsi. Dengan meningkatkan kualitas tidur bisa menjadi upaya preventif untuk meminimalisir risiko mahasiswa mengalami stres akademik.
Copyrights © 2025